SUMPAH PEMUDA YANG BERJIWA MUDA

Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. Namun setelah sekian lama sepertinya darah dengki dan tamak kakek buyut kita telah bercampur dalam darah kita, sehingga kita semua kembali saling mendengki saudara sendiri. Saling menjatuhkan sesama bangsa sendiri, seakan kita lupa bahwa perpecahan itu hanya membawa kesengsaraan yang berkepanjangan untuk kita sendiri. Untuk itu saya sebagai pemuda Indonesia berjanji

Iklan