SUMPAH PEMUDA YANG BERJIWA MUDA

Negeri ini lahir bukan tanpa cerita dan perjalanan yang begitu gampang. Dulu dinegeri ini tumbuh banyak kerajaan yang masing-masing memiliki wilayah kekuasaan masing-masing. Namun sebagai manusia yang congak dan tamak mereka saling menyerang untuk bertahan maupun berusaha menguasai wilayah yang lain. Hayam wuruk sebagai Raja Majapahit bersama Gajah mada sebagai patihnya yang beramukti palapa menyombongkan diri untuk tidak menikmati kehidupan duniawi sebelum menguasai nusantara akhirnya mampu menyatukan nusantara dibawah kakinya.

Memahami sikap dan pemikiran manusia-manusia negeri ini Belanda mampu menancapkan kakinya dinegeri ini dengan devide et imperanya sebuah politik adu domba di dukung keadaan negeri ini yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil serta terdiri dari berbagai suku bangsa, ras dan keyakinan.

Begitulah gambaran kecil negeri ini dan setelah sekian lama mengalami kehidupan penjajahan akhirnya muncul sebuah kesadaran untuk membuang jauh sikap-sikap membedakan dan bersatu untuk mengusir tangan dan kaki penjajah dari pijakannya di bumi pertiwi ini.

Tepat pada tanggal 28 Oktober 1928 pemuda-pemuda Indonesia berkumpuldi Bangunan di Jalan Kramat Raya 106, tempat dibacakannya Sumpah Pemuda,yang merupakan rumah pondokan untuk pelajar dan mahasiswa milik Sie lok kiong. mereka bersepakat untuk:

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Namun setelah sekian lama sepertinya darah dengki dan tamak kakek buyut kita telah bercampur dalam darah kita, sehingga kita semua kembali saling mendengki saudara sendiri. Saling menjatuhkan sesama bangsa sendiri, seakan kita lupa bahwa perpecahan itu hanya membawa kesengsaraan yang berkepanjangan untuk kita sendiri.

Untuk itu saya sebagai pemuda Indonesia berjanji akan :

Tetap menjadi pemuda yang kreatif dan berfikiran positif

Tetap menjadi pemuda yang hidup dan mempertahankan kesatuan NKRI

Tetap menjadi pemuda yang tidak mengikuti darah tua yang senang berkelahi dan penuh sikap dendam dan iri


Untuk menuju INDONESIA SATOE yang lebih baik!

Salam pemuda untuk para pemuda yang masih berjiwa muda. Dan Enyahlah pemuda yang masih tetap berjiwa tua.

  1. SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA…
    Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
    Kedoea
    Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
    Ketiga
    Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

    • upin
    • Oktober 28th, 2009

    yang penting tu implementasinya

  2. bukan saatnya hanya pintar untuk membaca dan berfikir, tapi harus diselaraskan dengan beaksi…. selamat memperingati hari sumpah pemuda….!
    semoga semangatnya tetap menancap di sanubari kita……!

    • sama sekali tidak ada maksud saya untuk tidak sependapat dengan anad. Namun menurut saya sebelum bertindak kita harus berfikir dengan cermat dulu. Bukannya grusa-grusu.
      Dan tentuinya juga tidak kebanyakan mikirnya karena memang yang penting adalah aplikasinya.
      tapi sekali lagi aplikasi juga harus berlandas teori dan pemikiran………!!!!!!

  3. hai, senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, posting yang bagus🙂
    lam kenal yaa

  4. Wah sayang waktu hari Sumpah Pemuda kemarin, justru banyak pemuda berumpah serapah … kok gak beda dengan buruh pabrik yang tertindas. (keduanya masuk berita tv, secara berurutan). Bagaimana ini ?
    Salam kenal Achmad Fauzi dari Surabaya.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: